Maju Sini! Hubungan Tanpa Status itu Bulsyit

Ucapan ‘jalanan aja dulu’ adalah kalimat terbulsyit yang pernah ada. Aku lebih sepakat dengan mas Yonanda dalam lagu sido sayang ora yang justru ingin mempertanyakan, sebenarnya kita ini jadian atau tidak. Kok ya klemar-klemer sih. Akan jauh lebih baik tentunya bila dapat dijawab dengan tegas, ‘gak ah parfummu bau kelabang’ ketimbang senyam-senyum mengucap kalimat-kalimat palsu semacam ‘kita coba jalanin dulu aja ya’. Hashh taekk!

Baca lebih lanjut
Iklan

Whole-brain Emulation: Upaya Melampaui Kematian dan Pertimbangan-pertimbangan Terhadapnya

Kematian adalah hal yang luar biar biasa dalam kehidupan. Tidak dapat dipungkiri, kematian memiliki makna dan daya dorong yang tidak terbatas. Menyadari kematian berarti menciptakan kegelisahan-kegelisahan. Kegelisahan inilah yang berperan besar dalam menciptakan berbagai strategi dalam kehidupan, seperti bagaimana manusia merancang dan menjalani kehidupannya agar menjadi lebih bermakna dan bahkan mungkin untuk melampaui usianya (Linssen & Lemmens, 2016). Contoh ketika manusia memutuskan untuk menjaga pola makannya dan mulai rutin berolahraga, yang ditujukan untuk menjaga kesehatannya, atau ketika manusia memutuskan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti vitamin dan herbal, yang ditujukan bukan lagi untuk menjaga kesehatan namun justru melampauinya, yakni agar dapat lebih fit dan lainnya.

Baca lebih lanjut

Memilih Antara Kebahagiaan, Identitas, dan Keabadian

Dimulai dengan pengisahan sederhana, ketika Shimon Edelman ini pergi ke Utah, tepatnya di Halls Creek dan menuju ke Waterpocket Fold, sampai akhirnya di Lake Powell (Colorado). Layaknya pendaki pada umumnya, Edelman pergi dengan menyusuri tepi sungai, berkemah, kemudian mengikuti trek tua, melihat-lihat canyon. Kemudian, selama perjalanan tersebut Edelman ini bertanya-tanya, bila dirinya bertemu dengan ceruk, apakah ceruk berikutnya ini dalam atau tidak dan apakah dirinya akan menyempatkan untuk berenang di sana atau tidak; apakah ada ikan minnownya atau tidak; apakah dirinya akan menemui bunga monkey di antara tebing-tebingnya atau tidak dan sebagainya.

Baca lebih lanjut

Membiarkan COVID-19 Menjadi Penyakit Generasi Muda

Sebagaimana banyak orang tua sekarang ini, Jason Newland, seorang pediatrik (dokter anak—pen.) di Washington University St. Louis dan seorang ayah dari remaja berusia 19, 17, dan 15 tahun, kini tinggal di keluarga dengan jenis vaksinasi yang berbeda. Anaknya yang berusia 19 tahun mendapat jatah vaksin Johnson & Johnson (merk vaksin—pen.) dua pekan lalu, dan anaknya yang berusia 17 tahun mendapat jatah Pfizer, vaksin yang tersedia untuk usia mulai 16 tahun.

Baca lebih lanjut

Kerentanan dan Pengabaian Persetujuan pada Anak dalam Tindakan Medis

Tindakan yang melibatkan manusia (seseorang) sebagai subjeknya, pada umumnya memerlukan standar etika (seperti berasal dari Review Board Institusi) tertentu yang dapat dijadikan sebagai pedoman guna menjamin perlindungan atas suatu potensi kerentanan yang melibatkan manusia lainnya. Bentuk persetujuan (informed consent) baik lisan maupun tertulis diperlukan dari setiap calon subjek guna melindungi hak serta keadilan bagi subjek yang akan terlibat. Baca lebih lanjut

Modifikasi Genetik dan Perihal yang Tabu dalam Riset

Modifikasi genetik merupakan hal yang telah lama dicita-citakan oleh manusia. Semua itu dapat terlacak dari berbagai karya fiksi ilmiah dan beberapa pemikiran di masa silam, semisal Olaf Stapledon dalam “Last and First Man”, Julio Emilio Braz dalam “Genghis”, bahkan dalam pemikiran besar seorang Friedrich Nietzsche, yakni Übermensch atau dapat dipahami sebagai ‘manusia adikodrati’ dalam “Zarathustra”. Baik dalam narasi fiksi ilmiah maupun kerangka Übermensch Nietzche, mereka sama-sama menegaskan bahwa peningkatan kualitas (enhancement) manusia itu adalah sesuatu yang harus dikejar, dan seseorang dapat membuat dan memberikan nilai terhadap dirinya sendiri, yang seringkali nilai itu justru terberi oleh orang lain dalam sebuah masyarakat. Baca lebih lanjut